Pedoman
Memahami cara memasarkan produk online secara efektif dapat membedakan bisnis sukses dengan bisnis yang sekadar bertahan di tengah persaingan market yang ketat, dan ini berlaku bagi siapa pun yang tengah menjalankan bisnis e-commerce.
Mulai
Online retail marketing atau pemasaran retail online adalah praktik mempromosikan dan menjual produk melalui kanal digital untuk menjangkau konsumen. Intinya adalah menciptakan pengalaman menarik yang menginspirasi orang untuk menemukan, mempertimbangkan, dan membeli produk Anda. Strategi ini dapat mencakup kombinasi iklan berbayar, konten organik, dan format belanja interaktif, yang semuanya dirancang untuk memandu calon konsumen untuk berbelanja.
Di TikTok, online retail marketing memadukan elemen hiburan dengan komersial. Brand dapat berinteraksi secara autentik dengan pengguna TikTok, menginspirasi, dan mengonversi inspirasi tersebut menjadi tindakan.
Digital retail marketing juga lebih simpel, terukur, dan cocok bagi UMKM. Berbeda dengan periklanan tradisional, dengan platform online, Anda bisa memulai semuanya dari skala kecil, menguji efektivitas strategi, dan mengembangkan strategi tersebut jika terbukti mendatangkan hasil nyata. Online retail advertising atau periklanan retail online lebih fokus pada tindakan terukur yang dilakukan konsumen seperti pembelian, pendaftaran, dan kunjungan ke toko, sehingga penggunaan anggaran Anda lebih optimal.
Retail advertising atau periklanan retail adalah strategi online retail marketing berbayar. Strategi ini mempromosikan produk atau penawaran spesifik kepada konsumen yang siap berbelanja.
Di TikTok, strategi ini dapat berupa Catalog Ads (terukur dan diotomatiskan dengan Smart+) atau Shop Ads (terukur dengan GMV Max). Keduanya dirancang untuk mendorong konsumen menemukan lalu membeli produk Anda. Banyak retailer juga merencanakan kampanye musiman untuk menyoroti penawaran terbatas dan mendorong urgensi.
Solusi TikTok untuk retail advertising kini hadir untuk berbagai skala bisnis. Fitur-fitur yang dulunya hanya untuk perusahaan besar kini juga dapat diakses oleh UMKM. Intinya, strategi retail advertising dapat mempertemukan produk Anda dengan konsumen yang siap berbelanja di platform tempat mereka menghabiskan banyak waktu. Daripada menunggu konsumen datang, Anda bisa langsung menjangkau calon konsumen saat mereka browsing, scrolling, dan belanja online.
Menjangkau konsumen secara online berarti menemui mereka di platform yang tepat dan menyampaikan materi sesuai dengan gaya bahasa mereka. Strategi terbaik adalah mengombinasikan berbagai pendekatan efektif secara bersamaan untuk membangun awareness, menumbuhkan minat, dan meningkatkan konversi.
TikTok telah jadi platform penting untuk periklanan bisnis ritel berkat perpaduan elemen hiburan dan komersialnya. Algoritma TikTok dirancang untuk menampilkan produk Anda kepada orang-orang yang kemungkinan besar tertarik, berdasarkan kebiasaan menonton konten dan engagement mereka.
Kuncinya adalah membuat konten yang tidak terasa seperti iklan. Orang-orang membuka TikTok untuk mendapat hiburan dan berinteraksi, bukan untuk ditawari produk. Bisnis ritel dan e-commerce kecil yang sukses di TikTok fokus pada storytelling, konten behind-the-scenes, dan konten buatan pengguna yang menampilkan produk secara autentik dan relevan.
Strategi search engine marketing yang tepat dapat meningkatkan visibilitas produk Anda, dan ini kemudian akan mengarah ke kenaikan konversi. Google Shopping Ads adalah salah satu solusi efektif yang menampilkan gambar, harga, dan ulasan produk langsung di hasil pencarian. Anda juga bisa memanfaatkan TikTok Search Ads untuk menjangkau pengguna potensial langsung dalam aplikasi.
Email dan SMS tetap menjadi dua channel dengan tingkat konversi tertinggi bagi bisnis ritel. Kedua channel ini memungkinkan Anda membangun relasi berkelanjutan dengan konsumen dan mendorong mereka untuk rutin berbelanja. Memberikan rekomendasi personal dan penawaran eksklusif di kedua channel ini terbukti efektif, menjadikannya sebagai channel yang andal dalam menjaga engagement.
Konten berkualitas memang dapat mendorong konsumen untuk berbelanja, apalagi jika visibilitasnya optimal di mesin pencarian. Ini adalah strategi yang tepat terutama ketika Anda memasarkan produk yang perlu diriset dan dibandingkan dulu sebelum dibeli. Panduan produk, tutorial, dan konten perbandingan tidak hanya membantu calon pembeli, tapi juga memposisikan bisnis Anda sebagai sumber informasi tepercaya.
Di TikTok, bisnis ritel bisa membuat konten edukatif untuk mempromosikan produk yang menonjolkan keunggulannya demi menghadirkan pengalaman belanja terbaik.
Sebelum meluncurkan kampanye, petakan bagaimana orang menemukan, mengevaluasi, dan membeli produk Anda. Identifikasi pertanyaan mereka di setiap tahapan dan jawab pertanyaan mereka lewat konten sambil mengarahkan mereka untuk membeli produk Anda, tanpa paksaan.
Tidak semua channel cocok untuk bisnis Anda. Fokuslah pada channel favorit konsumen, tempat mereka menghabiskan banyak waktu mencari produk baru. Pertimbangkan tipe produk, audiens target, dan tujuan bisnis Anda saat memilih channel. Studi kasus TikTok menyoroti bagaimana bisnis bisa sukses ketika iklan mereka sesuai dengan karakteristik channel periklanannya.
Mulai pelan-pelan, uji di berbagai platform, dan optimalkan strategi yang menghasilkan ROI maksimal. Strategi yang cerdas diawali dengan anggaran yang moderat untuk mengidentifikasi pendekatan yang efektif. Setelah itu baru fokus menambah anggaran untuk strategi yang paling efektif.
Konsumen harus merasa mereka berinteraksi dengan brand yang sama, baik saat melihat TikTok ads, membuka situs web, maupun mengunjungi toko Anda. Konsistensi tidak hanya sebatas elemen visual. Ini juga mencakup harga, promosi, bahkan ketersediaan inventori. Bagi retailer yang punya toko online dan offline, mereka juga harus mampu menyelaraskan pesan promosi, desain, dan layanan pelanggan di setiap titik.
Waktu juga berperan penting. Rencanakan kampanye sesuai periode belanja musiman, hari libur, dan situasi di industri Anda, sambil tetap menjaga visibilitas yang konsisten selama low season untuk mempertahankan penjualan sepanjang tahun. Strategi iklan digital yang baik adalah yang dapat melengkapi strategi tradisional Anda, bukan menyainginya.
Kampanye sukses bertumpu pada keputusan berbasis data. Metrik yang tepat memberikan gambaran jelas tentang profitabilitas dan pertumbuhan bisnis Anda.
Tingkat konversi: Persentase pengguna yang melakukan tindakan, seperti membeli, mendaftar, atau meminta informasi.
Customer acquisition cost (CAC): Biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan satu pelanggan baru. Bagi total pengeluaran untuk marketing dengan jumlah pelanggan baru yang diperoleh. CAC yang ideal harus jauh di bawah lifetime value konsumen.
Lifetime value (LTV) konsumen: Total pendapatan yang diperoleh dari konsumen untuk bisnis Anda seiring waktu.
Return on Ad Spend (ROAS): Perbandingan antara pendapatan dan pengeluaran iklan.
Konsumen modern jarang langsung membeli setelah interaksi pertama, itulah mengapa atribusi itu penting:
Atribusi klik pertama menunjukkan interaksi pertama.
Atribusi klik terakhir menunjukkan interaksi terakhir.
Atribusi multisentuh menunjukkan interaksi di sepanjang perjalanan pengguna, memberikan gambaran yang lebih akurat tentang faktor yang mendorong mereka membeli produk Anda.
Dasbor analitik TikTok menawarkan data yang lebih mendetail, menampilkan tingkat penyelesaian video, pola engagement, dan insight audiens. Data ini akan membantu Anda menyempurnakan kualitas iklan, produk, dan kreativitas Anda.
Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan bisnis kecil adalah hanya melacak dan menghitung transaksi akhir. Konversi mikro seperti registrasi email, tayangan halaman produk, dan tindakan menambahkan ke keranjang juga tak kalah pentingnya. Tindakan ini menunjukkan niat beli dan poin drop off konsumen.
Strategi retail advertising sangat bergantung pada pengoptimalan berkelanjutan. Perhatikan pola data Anda untuk melihat peluang bisnis.
Jika produk tertentu menghasilkan tingkat konversi lebih tinggi, tampilkan produk tersebut lebih sering di iklan Anda.
Jika segmen audiens tertentu lebih tertarik dengan konten tertentu, buat lebih banyak kampanye yang menargetkan grup tersebut.
Semakin baik Anda memahami sinyal ini, semakin baik Anda dapat menyempurnakan strategi dan meningkatkan penjualan secara keseluruhan.
Transisi dari offline ke online memerlukan pemahaman bahwa perilaku belanja konsumen di market online dan offline sangat berbeda. 1. Prioritas pertama Anda adalah membangun fondasi yang kuat dengan menampilkan foto produk berkualitas, harga yang jelas, dan deskripsi produk mendetail yang menjawab pertanyaan umum konsumen. 2. Selanjutnya, tingkatkan visibilitas di mesin pencarian dengan membuat Google Business Profile dan pastikan situs web Anda muncul ketika konsumen mencari produk yang Anda jual. Banyak retailer tradisional yang meremehkan pentingnya SEO, padahal konsumen sering mencari produk yang " di dekat saya" bahkan saat belanja online. 3. Terakhir, mulai dengan satu atau dua platform periklanan saja daripada mencoba semua platform sekaligus. TikTok menawarkan peluang bisnis yang optimal karena algoritmanya efektif mencocokkan produk dengan konsumen yang berminat, bahkan untuk bisnis kecil dengan anggaran minim.