Split testing bidding & pengoptimalan adalah fitur yang memungkinkan Anda membandingkan pengaturan bidding & pengoptimalan pada dua kampanye untuk memahami dampak beragam strategi bidding dan pengaturan pengoptimalan (target, pengaturan atribusi, dll.) terhadap kinerja kampanye.
Split testing bidding & pengoptimalan tersedia untuk tipe kampanye berikut:
Promosi Aplikasi
Pengumpulan Prospek
Penjualan (Katalog web & nonkatalog/aplikasi/omni)
Mengoptimalkan manajemen bid: Pelajari strategi bidding dan pengaturan pengoptimalan (target, pengaturan atribusi, dll.) mana yang menghasilkan kinerja optimal untuk tujuan kampanye tertentu Anda.
Efisiensi kampanye: Ketahui apakah strategi bidding & pengoptimalan tertentu menghasilkan penurunan cost per click (CPC), cost per impression (CPM), atau cost per acquisition (CPA).
Dampak pendapatan: Untuk kampanye berbasis penjualan, split testing menyediakan insight langsung terkait variabel mana yang menghasilkan kenaikan tingkat konversi dan Return on Ad Spend (ROAS).
Identifikasi peluang: Akses insight bermanfaat terkait perilaku pengguna, tren pasar, atau interaksi tak terduga antarvariabel. Ini dapat menghasilkan hipotesis baru untuk pengujian dan pengoptimalan mendatang.
Keputusan penskalaan yang terukur: Dengan data yang jelas terkait variasi yang unggul, Anda dapat menskalakan strategi yang efektif, mengalokasikan anggaran dengan lebih efektif, dan menghindari pemborosan pengeluaran pada kampanye yang kurang efektif.
Pelajari cara membuat Smart+ Campaign yang telah di-upgrade di TikTok Ads Manager.
Pelajari selengkapnya tentang split testing di TikTok Ads Manager.