Saat Anda menghubungkan Brand Ads langsung ke TikTok Shop, Anda akan dapat mengukur dampaknya secara menyeluruh terhadap kesuksesan TikTok Shop Anda. Ini membantu mengisi celah antara Brand Awareness Campaign di upper funnel dan penjualan di lower funnel, sehingga Anda memperoleh gambaran yang lebih lengkap tentang sinergi iklan Anda.
Strategi full-funnel di Shop memberikan serangkaian metrik lengkap yang akan menunjukkan bagaimana kampanye Anda mengarahkan pengguna dari tahap awareness ke tahap pertimbangan, lalu konversi. Metrik ini mencakup atribusi interaksi terakhir (last-touch) dan konversi terpandu.
Atribusi interaksi terakhir (last-touch): Memberikan 100% kredit konversi ke touchpoint terakhir tempat pelanggan berinteraksi sebelum melakukan pembelian.
Konversi terpandu: Memberikan kredit ke setiap touchpoint brand yang berinteraksi dengan pelanggan sebelum melakukan pembelian, bukan hanya ke touchpoint terakhir.
Sebagai perumpamaan, dengan atribusi interaksi terakhir (last-touch), kredit atas kemenangan hanya diberikan kepada orang yang mencetak gol, tanpa pengakuan terhadap anggota tim lainnya yang mengoper bola kepadanya.
Dengan konversi terpandu, seluruh tim berhak mendapatkan kredit atas kemenangan. Ini termasuk penjaga gawang yang memulai permainan, pemain bertahan yang menggiring bola ke depan, gelandang yang mengoper bola, dan pemain yang mencetak gol.
Anda dapat menemukan metrik ini di dasbor pelaporan TikTok setelah menghubungkan Brand Ads ke TikTok Shop Anda.
Untuk menambahkan kolom metrik kustom ke pelaporan kampanye Anda, termasuk metrik konversi terpandu, pelajari cara membuat laporan kustom di TikTok Ads Manager.