Dengan Uji A/B, Anda bisa menguji dua versi iklan berbeda untuk menentukan iklan mana yang efektif dan mengoptimalkan hasil kampanye mendatang. Anda bisa menjeda grup iklan dalam uji A/B secara manual atau saat sistem memilihkan grup iklan yang efektif untuk Anda.
Tentukan hipotesis yang akan diuji. Sebelum menyiapkan Uji A/B, tentukan apa yang akan diuji dan bagaimana hal tersebut dapat memberikan informasi untuk strategi iklan Anda. Ini akan membantu Anda fokus pada variabel yang ingin diuji sehingga dapat merancang dan menjalankan uji A/B yang efektif.
Siapkan grup uji dengan perbedaan variabel yang besar. Saat memilih variabel pengujian, sebaiknya pengaturan untuk dua grup uji punya perbedaan yang signifikan. Perbedaannya harus jelas untuk memastikan kedua grup iklan tidak memberikan hasil yang serupa sehingga sistem dapat menentukan grup iklan yang efektif.
Tetapkan anggaran uji yang tepat. Anggaran untuk Uji A/B harus memberikan hasil yang memadai agar Anda yakin dapat mengidentifikasi strategi yang berjalan paling baik. Ketika Anda membuat Uji A/B, sistem akan menunjukkan Estimasi Kekuatan Uji berdasarkan anggaran yang Anda tetapkan.
Tetapkan durasi pengujian yang memadai. Sebaiknya lakukan pengujian selama minimum 7 hari untuk memperoleh hasil yang paling efektif. Uji A/B dapat berjalan selama maksimum 30 hari. Pengujian kurang dari 7 hari mungkin tidak cukup lama untuk menentukan pemenangnya, sedangkan pengujian yang terlalu lama dapat menyebabkan kurangnya anggaran.
Tetapkan audiens yang luas. Sebaiknya Anda memperluas audiens untuk menghindari masalah ukuran sampel yang terlalu kecil saat menjalankan Uji A/B.
Pastikan Nilai Daya yang diperkirakan lebih tinggi. Nilai Daya adalah probabilitas untuk mendeteksi perbedaan dalam grup iklan sehingga Anda dapat menemukan hasil yang terbaik. Kami menyarankan anggaran yang mampu menghasilkan Nilai Daya setidaknya 80%.
Jangan membuat perubahan. Membuat perubahan pada grup iklan setelah Uji A/B dimulai dapat memengaruhi hasilnya atau menyebabkan grup iklan ditinjau lagi. Sebaiknya Anda tidak mengubah pengaturan Uji A/B setelah pengujian mulai berjalan.