Dengan analitik konversi terpandu, Anda dapat lebih memahami bagaimana TikTok berkontribusi pada konversi yang terjadi setelah orang berinteraksi dengan iklan Anda, bahkan jika pembelian atau tindakan akhirnya dilakukan melalui saluran lain, seperti pencarian atau akses langsung.
Metrik ini menyoroti peran TikTok pada tahap awal perjalanan pelanggan, sehingga Anda mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh tentang dampak kampanye Anda di luar atribusi klik terakhir.
Konversi yang Diatribusikan ke TikTok dibagi menjadi:
Konversi Rujukan: Terjadi ketika TikTok menjadi interaksi terakhir sebelum pengguna melakukan konversi.
Konversi Terpandu: Terjadi ketika TikTok muncul lebih awal dalam jalur konversi, sedangkan interaksi terakhir berasal dari saluran lain.
Untuk melihat analitik konversi terpandu:
Login ke TikTok Ads Manager.
Klik Analitik.
Klik Analitik atribusi.
Klik Konversi terpandu.
Ukur kontribusi: Lacak perbandingan antara Konversi Terpandu dan. Digunakan untuk menilai sejauh mana pengaruh TikTok dalam keseluruhan perjalanan pelanggan.
Anggarkan dengan bijak: Pertahankan atau tambah anggaran TikTok bila Konversi Terpandu tinggi, meski metrik klik terakhir lebih rendah.
Optimalkan: Perluas jangkauan iklan atau audiens yang menghasilkan Konversi Terpandu lebih tinggi, karena hal ini efektif untuk tahap penemuan (discovery).
Selaraskan laporan: Gunakan data Konversi Terpandu untuk menjembatani perbedaan hasil dengan alat atribusi klik terakhir.
Contohnya, pada tampilan Konversi yang Diatribusikan di bawah ini:
Konversi yang Diatribusikan ke TikTok: ~2,0 juta
Konversi Rujukan TikTok (interaksi terakhir): ~1,7 juta
Konversi Terpandu TikTok (bukan interaksi terakhir): ~302,8 ribu (≈15%)
Artinya, terdapat sekitar 302,8 ribu konversi tambahan yang melibatkan interaksi dengan TikTok, meskipun saluran terakhir sebelum konversi berasal dari platform lain. Jika Anda hanya menggunakan pelaporan berbasis klik terakhir, konversi tersebut tidak akan diatribusikan ke TikTok, sehingga berisiko menyebabkan penilaian yang kurang akurat saat membuat keputusan anggaran.
