Untuk mendapatkan hasil kampanye pengoptimalan deep funnel (DFO) yang optimal, ikuti praktik terbaik di bawah ini.
Pilih peristiwa yang tepat: Peristiwa deep funnel (peristiwa kedua) harus berbeda dan lebih mendalam dibandingkan peristiwa pengoptimalan (peristiwa pertama) di funnel penjualan.
Volume peristiwa: Untuk mengoptimalkan kinerja peristiwa deep funnel, sebaiknya Anda memiliki lebih dari 50 peristiwa deep funnel per 14 hari untuk setiap grup iklan. Awali dengan peristiwa yang bisa mencapai volume tersebut. Misalnya, Anda memiliki 3 peristiwa deep funnel dengan volume harian berikut: Berlangganan (20 peristiwa per hari), Kontak (5 peristiwa per hari), dan Jadwal (1 peristiwa per hari). Dalam hal ini, Anda sebaiknya memilih Berlangganan atau Kontak sebagai peristiwa deep funnel yang ingin dioptimalkan dalam DFO. Kami tidak menyarankan peristiwa Jadwal karena volume peristiwanya tidak cukup untuk mendukung peningkatan kinerja model DFO.
Strategi bidding: Sebaiknya gunakan strategi bidding default untuk mengoptimalkan kinerja karena strategi CPA target dapat membatasi konversi dan konversi deep funnel.
Strategi penargetan: Pastikan audiens target Anda cukup luas atau seimbang agar model DFO dapat mengoptimalkan kampanye secara efektif.
Strategi penayangan: Sebaiknya jangan nonaktifkan opsi pengoptimalan deep funnel yang ingin Anda optimalkan selama penayangan iklan. Mengubah pengaturan tersebut dapat memengaruhi kinerja pengoptimalan kualitas prospek Anda.